Pamer Buket Bunga Mawar dan Surat Romantis, Nikita Mirzani Diduga Pacaran Dengan Pria Bule Mantan Pembalap

Nikita Mirzani tak takut lagi berbagi momen kemesraan dengan pria kulit putih, mantan pembalap MotoGP, John Hopkins.

Dalam unggahan yang dibagikan, Nikita Mirzani tampak melakukan video call dengan John Hopkins hingga menyadarinya.

“Ini bukan apa-apa dibandingkan dengan kenyataan, tetapi pemandangan yang tidak pernah bosan saya lihat (tidak ada yang sebanding dengan kenyataan, tetapi pemandangan yang tidak pernah bosan saya lihat) menjadi John Hopkins.

Baru-baru ini, mantan istri Sajad Ukra itu memamerkan buket bunga kiriman John Hopkins.

Terima kasih @21jhopper,” ujar Nikita Mirzani seperti dikutip tunarungu dari Instagram @nikitamirzanimawardi_172.

unggahan Nikita Mirzani (Instagram/@nikitamirzanimawardi_172)

Tak lupa, John Hopkins melihat pesan romantis untuk Nikita Mirzani di karangan bunga mawar.

Sayangku. Aku sangat bangga padamu sayang dan aku ingin kamu tahu bahwa kamu adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku dan aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku.

John Hopkins dan Nikita Mirzani diketahui sering bertukar komentar di unggahan Instagram.

Komentar John Hopkins di unggahan terbaru Nikita Mirzani pun menuai beragam perhatian dari sejumlah netizen.

Kamu sangat romantis,” tulis seorang netizen, “Lucu, tampan,” kata netizen lain, “Jaga nyai kami,” kata netizen lain.

Vanessa Khong Susul Sang Pacar Indra Kenz Jadi Tersangka Cuci Uang di Kasus Binomo

Bareskrim Polri telah menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus investasi ilegal opsi biner di aplikasi Binomo. Salah satunya adalah pacar Indra Kenz, Vanessa Khong yang dicurigai, salah satunya adalah pasangan Indra Kenz, Vanessa Khong.

Tersangka adalah Vanessa Khongs alias VK (pacar tersangka IK),” kata Kepala Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya, Minggu (4/10).

Ayah Vanessa Khong, Rudiyanto Pei, dan adik Indra Kenz, Nathania Kesuma, juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga berdasarkan Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 55(1e) KUHP,” kata Whisnu.

Sementara itu, mereka akan diperiksa pada Kamis 14 April 2022 sebagai tersangka sehubungan dengan transaksi dan aliran dana kepada tersangka.

Dimana untuk ketiga tersangka tersebut terdapat aliran uang dari tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dan diduga membantu menempatkan atau menyembunyikan dana atau Verd Erchtigense a.

Sebelumnya ada empat tersangka yakni Indra Kenz, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurhalim dan Fakar Suhartami Pratama yang sudah ditangkap.

Dalam kasus Binomo, polisi menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka. Penetapan tersangka didasarkan pada hasil gelar perkara.

Dengan dugaan Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 2 ITE-Gsetz. Dan Pasal 45(1) terkait dengan Pasal 28(1) UU ITE. Kemudian Pasal 3(3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang.

Selain itu berlaku Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang dan Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Sementara itu, dalam kasus penipuan investasi Binomo, kali ini dengan pasal berlapis yang ditengarai Indra Kenz, bisa diancam hukuman maksimal 20 tahun.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi perdagangan opsi biner melalui platform Binomo.

Usai pemeriksaan sebagai tersangka, penyidik ​​dari Dittipideksus Bareskrim Polri berencana segera menangkap Fakarich.

Sudah (Fakarich jadi tersangka),” kata Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, dikutip Selasa (4/5/2022).

Berikut sejumlah fakta tentang Fakarich yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi perdagangan Binomo:

Penyelidik sedang menyelidiki petunjuk tentang arus kas

Fakarich masih dalam penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan berinvestasi dalam perdagangan opsi biner melalui aplikasi Binomo.

Diketahui, Fakarich juga dikenal sebagai guru Indra Kesuma alias Indra Kenz. Penyidik ​​juga menyelidiki aliran uang di antara keduanya.

Yang bersangkutan diperiksa terkait hubungannya dengan tersangka IK, hubungan tersebut terkait aliran uang yang mengalir dari saudara F kepada saudara IK. Nanti akan ada catatan lagi setelah penyidikan selesai,” kata Karo Penmas, Bagian Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2022).

Olla Ramlan Menangis Setelah Sidang Mediasi Perceraian dengan Aufar Hutapea

Olla Ramlan dan Aufar Hutapea kompak hadir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan guna menjalani sidang cerai perdana mereka, Senin (4/4/2022).

Beragendakan mediasi, alhasil diucapkan gagal dan akan berlanjut ke rencana selanjutnya yaitu pembacaan gugatan yang akan di lakukan minggu depan.

Berakhir mediasi, mata Olla Ramlan kelihatan bengkak dan tampak seperti habis menangis. Maruli Tampubolon kuasa undang-undang Olla Ramlan tidak membangkang klienya menangis berakhir mediasi.

“Seluruh orang juga pasti menikmati hal seperti ini di kala adanya perceraian,” sebut Maruli Tampubolon dijumpai berakhir sidang.

Menghargai

Maruli Tampubolon tidak berkeinginan membahas lebih dalam berhubungan tangisan Olla Ramlan. Yang pasti dia menghargai kedua belah pihak yang kompak hadir dalam persidangan.

“Jadi, bukan suatu hal yang sedap untuk diamati, untuk didengar, maupun dirasa. Tetapi, kami menghargai, bagus Olla ataupun Aufar yang datang dan meniru pelaksanaan undang-undang ini dengan bagus dan benar,” sebut Maruli.

Tak Layak

Untuk alasan cerai, Maruli Tampubolon belum dapat menjelasakan secara rinci. Yang pasti perceraian terjadi sebab tak ada kecocokan diantara keduanya.

“Bahwa, ada ketidakcocokan di antara kedua belah pihak, itu yaitu kekerabatan suami dan istri. Enggak dapat dipaksakan oleh siapa malahan juga,” kata Maruli Tampubolon.